Written on May 3, 2011 by prusugi
Disebut paras Taro, ada yang menyebut Tanah Taro, Umumnya dibuat Sanggah/ Pelinggih , candi bentar . Namun sekarang sudah berkembang dalam bentuk-bentuk pada elemen bangunan seperti untuk Pilar, Dinding Styl Bali, angkul-angkul dengan sentuhan disain Simpel Minimalis dan terkesan Alami.
Lain halnya Si Ketut , dengan Saudaranya yang berasal dari Daerah Seraya Karangasem, menggeluti pembuatan Sanggah/ Pelinggih tidak hanya untuk Bangunan Pelinggih saja , tetapi sudah dikembangkan menjadi elemen – Eemen Bangunan yang menunjang Arsitektur Bali, seperti pilar, dinding yang menyesuaikan dengan permintaan Konsumen, dan yang lebih penting menyesuaikan dengan kondisi tampat/ Lingkungan dimana Elemen Bangunan tersebut akan dipasang.
Putus sekolah di SMP tidak menyurutkan langkahnya untuk berkreasi dalam Pekerjaan Profesi Pekerjaan Paras Taro, dalam pikirannya bagaimana bisa menghasilkan uang dan bisa belajar otodidak, dengan berbekal semangat dan proses belajar tanpa henti, sekarang Ketut siap mengerjakan pekerjaan Paras Taro sesuai dengan Pesanan Konsumen. Syukurlah dalam perjalanan Si ketut mendapat bimbingan dari Lembaga PKBM Mitra Fajar Lestari, dengan bimbingan langsung dari Komang Sugiarta dan Nyoman Sudarsana, yang banyak memberikan masukan dari sisi Disain, model dan Diversifikasi Bahan baku.
Prinsipnya Si ketut mengerjakan Pekerjaannya tidak seperti tukang Paras lainnya sebagai Pencetak dari cetakan Standard, pakemnya seperti hanya bisa membuat dengan cetakan standard, tetapi yang lebih diutamakan dalam pemikirannya dan hasil karyanya menyesuaikan dengan kondisi tempat dimana akan dipasang termasuk ketersediaan Lokasi dan apa yang ada di Lingkungannya.
|
|
| Inilah Sosok ketut Proses Pembuatan mengawali membentuk dari Paras Taro |
Perakitan Angkul-Angkul Paras Taro di Bengkel Kerja sebelum dipasang di Lokasi. |
|
|
| Bangunan Pilar Tembok Styl Bali Taro siap dipasang lengkap dengan hiasan Simbar |
Disain minimalis Pilar dari Paras Taro, kelihatan Alami dan Simpel |
|
|
| Deretan Pilar Dari bahan Paras Taro, baru disetel siap dipasang di tempat Konsumen |
Memasang Lampu didnding di rencana pilar, sebelum dipasang |
Dalam melaksanakan profesinya, Ketut bekerjasama dengan sesama Tukang Sanggah yang membuat struktur kayu / pelinggih kayunya dan Tukang Styl Bali yang membuat / megerj akan Kontruksi Bale Bali dari kayunya.

Elemen Aritektur Paras taro telah dipasang pada Pilar terlihat simpel dan minimalis tampilan Alami
Sekarang perkembangan penggunaan material tidak hanya pada bangunan Sanggah/ Pelinggih saja, melainkan pada styl Bali ataupun bentuk minimalis termasuk pada bangunan Perumahan , Perkantoran maupun pada Perhotelan. Untuk itu Ketut sudah siap dalam memberikan pertimbangan dari sisi Disain dan model dari Perencanaan, agar tidak terjadi komplain setelah pesanannya diwujudkan.
|
Teknologi Pengerjaaan elemn bangunan yang sekarang tidak hanya dikerjakan ditempat lokasi bangunan , tetapi sudah dikerjakan di Bengkel Kerja, di Lokasi bangunan tinggal dipasang saja, sehingga proses Pekerjaan di Lokasi Bangunan tidak Lama dan tidak mengganggu aktifitas proses kegiatan di Lokasi Bangunan Tersebut.
|
Bagi yang ingin tahu lebih jauh tentang Paras Taro atau ingin konsultasi atau memesan silahkan kontak :
Posted in Bangunan Bali, Paras Taro | Comment Now!
Written on February 17, 2011 by prusugi
Harga Terjangkau dan Dijamin Kekuatan Dan Daya Tahannya, Sebagai Alternatif mahalnya Pelinggih Batu Tabas Karangasem.
Pelinggih untuk tempat Suci, Umat Hindhu, dari Pura Sad Kahyangan, Dhang Kayangan, Tri Kahyangan, Pura Banjar, Pura Paibon dan Unit terkecil Bangunan Pelinggih di Sanggah atau Merajan. Hampir setiap rumah khususnya di Bali ada areal Tempat Suci berupa Sanggah, yang sudah pasti ada Bangunan Pelinggih/ Sanggah tempat memuja, sembahyang dalam keseharian.
Perkembangan Material / Bahan untuk Pelinggih dari bahan batu bata, batu Paras, berkembang menjadi bahan Pelinggih dari batu tabas khususnya batu tabas Karangsem.Material/ bahan Paras Taro disebut juga Paras Tanah Taro, Tanah Taro. Sedangkan telihat materialnya seperti pasir ada yang diayak halus, ada berupa butiran kecil dan ada yang berupa butiran lebih besar, dan warnanyapun hampir sama dengan warna pasir dan kerikil kehitaman.
|
Susana Kerja di Bengkel Sanggah Tanah / Paras Taro.
|
Bahan paras tanah taro, didapatkan dengan menggali didalam tanah/ tebing, kalau dipegang khusus kerikilnya seperti kerikil batu lempung, ringan dan kalau sudah dicetak gampang dibentuk dengan peralatan pancak, serut atau pahat. Kemungkinan material paras tanah taro bersumber dari letusan gunung batur karena letak materialnya dekat dengan gunung batur, dan sifat phisik dari tanah pasir taro, seperti merupakan lumpahan letusan gunung berapi.
Sebelum muncul Pelinggih Paras TARO, bagi yang tidak terjangkau dari sisi biaya untuk membuat Pelinggih dari batu bata merah, atau batu Paras, cukup membeli / menggunakan Pelinggih Sanggah dari Cetakan PC ( pasir, semen ).
Untuk bentuk contoh Pelinggih dari Paras Tanah Taro, dapat ditampilkan seperti dibawah :
Dengan Paras Tanah Taro merupakan batu paras yang memiliki warna sama dengan tanah , untuk yang tidak bermotif karena batu paras ini berasal dari tanah. Paras Ini dapat digunakan untuk pelapis dinding. Paras Tanah Taro akan memberikan kesan yang sangat alami untuk bangunan anda. Sedangkan untuk PAras Taro yang bermotif yang dikasi kerikil halus atau kerikil yang lebih besar, ternyata setelah dibentuk dan diproses nampak gradasi bebatuan hitam , sehingga orang ada juga menyebut Paras Batik.
Bangunan berupa pelinggih yang dibuat dari bahan baku paras taro, sampai saat ini masih tetap diminati konsumen. Selain memiliki nilai seni tinggi, bahan bakunya yang berkualitas, juga harga jualnya terjangkau. Kondisi ini membuat permintaan bangunan yang berupa tugu, candi bentar, padma, kemulan, taksu dan lainnya lumayan tinggi.
Untuk sentra pembuatan Pelinggih Paras Taro tidak hanya di daerah Gianyar saja, bahkan sudah meluas ke pelosok Bali, termasuk Karangasem yang identik dengan potensi batu lahar hitam / batu tabas hitam. Dan semuanya ini dan selera konsumen khususnya selalu ingin inovasi bentuk dan kreasi yang baru, maka kami bersama Tukang memberikan layanan tidak monoton bentuk cetakan jadi, tetapi yang lebih penting juga kesepakatan bentuk Disain, Ukuran dan campuran kualitas bahan, sehingga sesuai dengan budget dan keinginan Konsumen.
PERBANDINGAN HARGA SANGGAH BATU TABAS KARANGASEM DAN BATU TABAS TANAH TARO.
|
Nama Pelinggih/ Sanggah
|
Batu Tabas Kr Asem (double)
|
Batu tabas TaroMotif (Polos )
|
|
Padma Sari 110×90 tinggi 3m
|
Rp 5.500.000,-
|
- Rp 975.000,- Uk 85x 65 dasar taro
- Rp 775.000,- Uk 75 x55 dasar.
- Rp 475.000,- Uk 50×50 dasar.
- Rp 875.000,- Uk 65 x65 dasar.
|
|
Taksu ( 40×40 ) bunga dengan pelinggih Kayu.
|
Rp 3.500.000,-
|
- Rp 875.000,- Uk 40×40 (saka/bunga)
- Rp 800.000,- uk 35 x35 ( saka/bunga )
|
|
Kemulan agung ( 90×90 ) bunga
|
Rp 5.000.000,-
|
- Rp 1.475.000,- Uk 90×90 .
- Rp 1.375.000,- Uk 80×80, pengawak 40 cm.
- Rp 1.275.000,- Uk 75×75, pengawak 30 cm
|
|
Penglingsir ( 40 x65 ) bunga / saka
|
Rp 4.000.000,-
|
- Rp 975.000,- uk 40 x 65, bunga/saka.
|
|
Tugu Penunggun Karang 65×70 dasar bt tabas.
|
Rp 4.000.000
|
- Rp 900.000,- uk 65×65 dasar paras Taro.
- Rp 525.000,- uk 50 x50, dasar
|
|
Gedong Sari 30 x30 bunga / saka
|
Rp 4.600.000
|
- Rp 775.000,-, uk 30 x30, bunga/ saka.
|
|
Candi Bentar 1,5 mtr
Candi Bentar 2 mtr
|
Rp 9.750.000 — 2 m
Rp 13.750.000,- 2,5 m
|
- Rp 1.025.000,— 1,5 m
- Rp 1.725.000,— 2m
|
|
Piasan 1,5 x 1,5 mtr( As Saka )
|
Rp 4.100.000,-
|
- Rp 1.550.000,-
- Rp 2.500.000,-+Parbe
|
Angkul – Angkul , tinggi 2,5 m Padu raksa/Pilar
Tembok |
|
- Rp 3.475.000,- tinggi 2,5 m
- Rp 575.000,- dg uk dasar 45×45
- Rp 575.ooo,- / m! tinggi 160 cm.
|
| Bataran Bale Saka Enam lengkap Parbe =ukuran 3m x 5m pinggir bataran
Tanpa Parbe |
|
- Rp 6.075.000,-
- Rp 3.600.000,- tanpa Parbe.
|
Tatakan Patung ukuran 35 x 35 pengawak, dasar 49 x 49 cm, dg tinggi 85 cm |
|
|
Catatan : harga tersebut diatas merupakan harga acuan harga di tempat produksi, belum termasuk ongkos pasang dan ongkos kirim.
PROSES KERJA / TAHAPAN KERJA.
DI BENGKEL KERJA MITRA FAJAR DI TEGALLINGGAH ( AMLAPURA )
|

Bahan Tanah Taro
|

Cetakan Sebelum dibentuk
|
|

Cetakan Yang telah dibuka
|

Pembentukan Dasar Pelinggih
|
|

Penyerutan/ Penghalusan Bentuk
|

Bidang Paras Tanah Taro Yang bermotif. |
Dalam hal memberikan Layanan kepada Konsumen, sebelumnya kami dengan tenaga Tukang yang terlibat langsung harus tahu terlebih dahulu permintaan Konsumen, dimana akan digunakan, berapa ukuran tegak/ luasan sanggah,bila memungkinkan Team kami akan datang terlebih dahulu memastikan situasi dimana akan dipergunakan/ dipasang, baru kita buatkan sket/ gambar, agar kesesuaian antara luasan / tegak sanggah dengan besaran , tinggi rong masing-masing Pelinggih dan tinggi bangunan, sehingga serasi antara satu dengan yang lainnya. Dan yang lebih mendasar lagi agar sesuai dengan Sikut Bangunan Suci menyelaraskan dengan Arsitektur Tradisional Bali.
|
Pelinggih Paras Taro yang siap dikirim |
Bagi yang perlu bertukar pikiran masalah Pelinggih, silahkan hubungi kami via email prusugi@gmail.com atau mitrafajar.cv@gmail.com engan menyertakan data-data, bisa berupa photo situasi Tempat Suci, Sanggah, atau bisa berupa ukuran luasan dari Lokasi tersebut.
Posted in Pelinggih paras Taro, Pelinggih=Pura, Uncategorized | Comment Now!
Written on September 10, 2010 by prusugi
Cenderamata Khas Bali.
Kenangan Saat-saat melangsungkan Upacara Pernikahan adalah merupakan acara paling spesial dalam rangka menyongsong kehidupan. berumah tangga. Betapa tidak sekian lama menjalin pertemanan dan dilanjutkan dengan pertunangan merupakan cerita tersendiri untuk perjalanan setian Insan Manusia,
Dalam melaksanakan upacara Pernikahan terkadang kebingungan apa yang spesial yang diberikan kepada tamu/ undangan yang telah datang ke acara/ Resepsi Pernikahan yang tentunya akan merupakan kenangan tersendiri bagi tamu yang bersangkutan. Kenapa mesti bingung …!!!!
Kenapa tidak dipilih Kipas Weding Bali..???
Kipas Bali adalah pilihan anda adalah dimanapun acara tersebut dilakukan selalu cocok dengan event acara yang dilaksanakan. Coba bayangkan kipas anda dengan nama pasangan atau photo Pengantin akan terpampang dikipas ketika kipas tersebut dibuka dan Kipas akan sangat setia menemani kemana yang bersangkutan akan pergi, baik shoping maupun tour keluar kota.
Apalagi di Kipas ada tulisan Bali ….., rasanya acara anda tidak akan pernah terlupakan dan akan merupakan kenangan tersendiri bagi anda .
Dibawah ini ditampilkan berapa jenis Kipas Weding :
Dari jenis Ukuran Kipas
-
Ada Ukuran kipas mini 17 cm klo kipas dalam kondisi terlipat
-
Ada yang standard ukuran 21 cm .
Untuk penutup Kipas Luar :
Penutup Kipas , untuk penampilan yang lebih Spesifik dibuat dengan :
- Digrafir
- Disablon
Biasanya klo disablon bisa dikasikan warna merah, hijau atau biru sesuai dg Permintaan, sedangkan apabila digrafir tidak berwarna ( hitam-putih ).
Dari segi Kreatifitas / keunikan Kipas :
- Kipas weding Polos Natural ( standard ) tanpa tulisan atau grafiran.
- Kipas yang penutupnya Umumnya ada lukisan, grafiran , ada yang satu sisi dan ada yang dua sisi.
- Untuk lukisan atau grafiran didalam lipatan kipas bisa dibuat nama pasangan pengantin, Photo Pengantin atau Tulisan apa saja terserah Apa yang mau dipesan.
Kipas grafiran atau Lukisan biasanya dibuat satu sisi

Diatas adalah tampilan dari kipas Grafiran huruf .


Kipas diatas adalah kipas dilukis dengan motif bali ( legong, Barong, Wayang ) dan kontemporer
Dari sisi warna Kipas ,
Tergantung pilihan seperti dibawah , dan bisa ditambahkan nama, photo atau tulisan.

Silahkan anda pilih ..!!! Kami menunggu informasinya . Salam dari bali…. , bagi yang belum jelas dan ada pertanyaan dan berminat silahkan kontak kami.
-
Komang Sugiarta
-
-
o8123916904
Posted in Kipas Bali, Souvenir Kipas, Souvenir Perkawinan | Comment Now!